HAYATUL ISLAM

Entries categorized as ‘Syakhshiyah’

Akibat Mendustakan Ayat-Ayat Allah

29 Januari 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Syamsuddin Ramadhan al-Nawiy

Orang-orang yang mendustakan dan menyombongkan dirinya di hadapan ayat-ayat Allah tidak mungkin bisa masuk ke surganya Allah SWT. Ketidakmungkinan itu dinyatakan Allah SWT dengan ungkapan, “…hingga unta bisa masuk ke lubang jarum”. (lagi…)

Kategori: Syakhshiyah

Takut kepada Allah

29 Januari 2007 · 1 Komentar

Muhammad al-Khaththath

Takut kepada Allah merupakan kewajiban. Dalilnya adalah al-Qur’an dan as-Sunnah. Adapun dalil al-Qur’an adalah firman Allah:
Sesungguhnya mereka itu tidak lain hanyalah syaitan yang menakut-nakuti (kamu) dengan kawan-kawannya (orang-orang musyrik Quraisy), karena itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepadaKu, jika kamu benar-benar orang yang beriman. (Qs. Ali-‘Imran [3]: 175). (lagi…)

Kategori: Syakhshiyah

Umur Dan Keraguan

26 Januari 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Kita pahami bahwa umur telah ditetapkan Allah SWT terhadap seluruh makhluknya, kemudian menjadi rahasia Allah SWT tentang panjang-pendeknya umur seseorang dan dengan cara bagaimana ia meninggal. Kita tidak tahu kapan akan meninggal dan dengan cara apa? (lagi…)

Kategori: Syakhshiyah

Ibadah

26 Januari 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Yahya Abdurrahman

Ibadah Secara Bahasa
Secara bahasa, ‘ibâdah berasal dari kata ‘abada–ya’budu–‘ibâdah/‘ubûdiyyah yang artinya beribadah atau menyembah. Menurut Abdul Qadir ar-Razi, Mukhtâr as-Shihâh 1/172, asal ‘ubûdiyyah adalah al-khudhû’ (ketundukan) dan ad-dzullu (kerendahan), Ibadah juga berarti inqiyâdz, yakni kepatuhan (Al-Baghawi, Tafsîr al-Baghawi, 4/235). Dengan demikian, secara bahasa ibadah dapat diartikan sebagai bentuk kerendahan, ketundukan, dan kepatuhan kepada al-Ma’bûd (yang disembah). (lagi…)

Kategori: Syakhshiyah

Bersegera Melaksanakan Syariah

19 Januari 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Muhammad al-Khaththath

Sejarah membuktikan bahwa dengan pemikiran Islam yang dibawa oleh Rasulullah Saw masyarakat Arab jahiliyah yang terbelakang dan tak diperhitungkan bisa berubah menjadi umat Islam yang mampu menandingi dan mengalahkan adidaya Persia dan Rumawi. Jika 15 abad lalu beliau Saw berhasil mengubah masyarakat dengan pemikiran Islam, maka hari ini pasti kita bisa melakukannya, bila kita mau. InsyaAllah! (lagi…)

Kategori: Syakhshiyah

Memahami Hakekat Tauhid

19 Januari 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

 Syamsuddin Ramadhan al-Nawiy

Hakekat Tauhid

Hakekat iman kepada Allah adalah menegakkan prinsip-prinsip tauhid dan meniadakan seluruh antithesanya, syirik. Tauhid secara literal berarti mengesakan, dan syirik berarti menyekutukan. Dalam konteks Islam, tauhid dimaksudkan untuk mengesakan Allah, atau menisbatkan hanya kepada Allah, sifat-sifat dan kemampuan-kemampuan yang memang milikNya. Sebaliknya, syirik bermakna menisbatkan kepada selain Allah, beberapa sifat dan kemampuan-kemampuanNya. (lagi…)

Kategori: Syakhshiyah

Hakekat Syahadat Tauhid

19 Januari 2007 · & Komentar

Oleh: Syamsuddin Ramadhan al-Nawiy

Syahadat Tauhid Dalam Tafsir Bahasa

‘La’ yang terdapat dalam kalimat “La Ilaha Illa al-Allah” adalah huruf “la” nâfiyata li al-jinsi (huruf yang menafikan segala macam jenis). Dalam kalimat di atas, yang dinafikan adalah kata “ilah” (sesembahan). Kata “ilah” berbentuk isim nakirah dan isim al-jins. Kata “illa” adalah huruf istisna’ (pengecualian) yang mengecualikan Allah dari segala macam jenis “ilah”. Bentuk kalimat semacam ini adalah kalimat manfiy (negatif) lawan dari kalimat mutsbat (positif). Kata “illa” berfungsi mengitsbatkan kalimat manfiy (negatif). (lagi…)

Kategori: Syakhshiyah

Pemimpin Yang Harus Ditaati

19 Januari 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Oleh: Syamsuddin Ramadhan al-Nawiy

Salah satu kewajiban seorang muslim adalah taat kepada pemimpin. Ini didasarkan pada suatu kenyataan bahwa, ketaatan merupakan sendi dasar tegaknya suatu kepemimpinan dan pemerintahan. Tanpa ketaatan dan kepercayaan kepada pemimpin, kepemimpinan dan pemerintahan tidak mungkin tegak dan berjalan sebagaimana mestinya. Jika rakyat tidak lagi mentaati pemimpinnya maka, roda pemerintahan akan lumpuh dan akan muncul fitnah di mana-mana. Atas dasar itu, ketaatan kepada pemimpin merupakan keniscayaan bagi tegak dan utuhnya suatu negara. Bahkan, dasar dari ketertiban dan keteraturan adalah ketaatan. (lagi…)

Kategori: Syakhshiyah

Berpakaian Sesuai Syariat Islam

19 Januari 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Penulis : Muhammad al-Fakkar

A. Pengantar

Salah satu perbedaan sistem Islam dengan sistem Kapitalis adalah bahwa sistem Kapitalis memandang persoalan sosial dan rumah tangga dianggap sebagai masalah ekonomi, sedangkan sistem Islam masalah-masalah di atas dibahas tersendiri dalam hukum-hukum seputar interaksi pria-wanita (nizhâm al-ijtima’iyyah). Misalnya dalam sistem kapitalisme tidak ada istilah zina jika laki-laki dan perempuan melakukan hubungan suami isteri tanpa ikatan pernikahan asal dilakukan suka-sama suka atau saling menguntungkan sebaliknya disebut pelecehan seksual dan pelakunya dapat diajukan ke pengadilan jika seorang suami memaksa dilayani oleh seorang isteri sementara isterinya menolak. (lagi…)

Kategori: Syakhshiyah