HAYATUL ISLAM

Entries categorized as ‘Ekonomi’

Solusi Islam Atas Kemiskinan

29 Januari 2007 · & Komentar

Muhammad Rosyid Supriyanto

Muqaddimah
Kemiskinan adalah fenomena yang begitu mudah dijumpai di mana-mana. Tak hanya di desa-desa, namun juga di kota-kota. Di balik kemegahan gedung-gedung pencakar langit di Jakarta, misalnya, tidak terlalu sulit kita jumpai rumah-rumah kumuh berderet di bantaran sungai, atau para pengemis yang berkeliaran di perempatan-perempatan jalan. (lagi…)

Kategori: Ekonomi

Menyoroti Problem Ketenagakerjaan

29 Januari 2007 · & Komentar

Adi Abu Fatih

Pendahuluan
Hampir di semua negara saat ini, problema ketenagakerjaan atau perburuhan selalu tumbuh dan berkembang, baik di negara maju maupun berkembang, baik yang menerapkan ideologi kapitalisme maupun sosialisme. Hal itu terlihat dari selalu adanya departemen yang mengurusi ketenagakerjaan pada setiap kabinet yang dibentuk. Hanya saja realitas tiap negara memberikan beragam problem riil sehingga terkadang memunculkan berbagai alternatif solusi. Umumnya, negara maju berkutat pada problem ketenagakerjaan yang berkait dengan ‘mahalnya’ gaji tenaga kerja, bertambahnya pengangguran karena mekanisasi (robotisasi), tenaga kerja ilegal, serta tuntutan penyempurnaan status ekonomi, sosial bahkan politis. Sementara di negara berkembang umumnya problem ketenagakerjaan berkait dengan sempitnya peluang kerja, tingginya angka penganguran, rendahnya kemampuan SDM tenaga kerja, tingkat gaji yang rendah, jaminan sosial nyaris tidak ada. Belum lagi perlakuan penguasa yang merugikan pekerja, seperti perlakuan buruk, tindak asusila, penghinaan, pelecehan seksual, larangan berjilbab dan beribadah dan lain-lain. (lagi…)

Kategori: Ekonomi

Adakah Syari’at Bicara BBM?

22 Januari 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Oleh: Fahmi Amhar

Suka atau tidak, harga BBM naik (lagi atau terus). Mengapa bisa terjadi? Alasan pemerintah untuk mengurangi subsidi. Subsidi BBM masih sangat besar, dan konon ini lebih baik dialihkan untuk membiayai pembangunan. Masih alasan pemerintah: subsidi BBM justru lebih banyak dinikmati oleh mereka yang sudah kaya, yakni yang punya kendaraan, atau bisa lebih banyak memborong sembako yang murah karena BBM disubsidi. Sedang alasan yang berseberangan dengan pemerintah adalah hal ini lebih terjadi karena paksaan IMF. (lagi…)

Kategori: Ekonomi

Hukum Syara’ Multilevel Marketing

19 Januari 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Hafidz Abdurrahman

Pengantar

Multilevel marketing secara harfiah adalah pemasaran yang dilakukan melalui banyak level atau tingkatan, yang biasanya dikenal dengan istilah up line (tingkat atas) dan down line (tingkat bawah). Up line dan down line umumnya mencerminkan hubungan pada dua level yang berbeda atas dan bawah, maka seseorang disebut up line jika mempunyai down line, baik satu maupun lebih. Bisnis yang menggunakan multilevel marketing ini memang digerakkan dengan jaringan, yang terdiri dari up line dan down line. (lagi…)

Kategori: Ekonomi

Paradigma Ekonomi Islam

19 Januari 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

M. Shiddiq al-Jawi

Pengertian Ekonomi Islam

Ekonomi Islam dapat didefinisikan sebagai sebuah studi tentang pengelolaan harta benda menurut perpektif Islam (tadbîr syu’un al-mâl min wijhah nazhar al-islam) (An-Nabhani, 1990). (lagi…)

Kategori: Ekonomi

Politik Ekonomi Kebijakan Fiskal Islam

19 Januari 2007 · 1 Komentar

Hidayatullah Muttaqin

Pengantar

Pemahaman tentang politik ekonomi negara Islam sangat diperlukan untuk memahmai politik ekonomi kebijakan fiskal Islam. Sebab politik ekonomi merupakan garis kebijakan ekonomi yang melandasi kebijakan-kebijakan ekonomi negara seperti halnya kebijakan fiskal. (lagi…)

Kategori: Ekonomi

Ekonomi Islam vs Ekonomi Neo-Liberal

19 Januari 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

M. Arif Adiningrat dan Farid Wadjdi

IMF membunuh umat manusia tidak dengan peluru atau rudal, tetapi dengan wabah kelaparan (Andres Perez, Mantan Presiden Venezuela, The Ecologist Report, Globalizing Poverty, 2000). (lagi…)

Kategori: Ekonomi

Saatnya Mengganti Sistem Ekonomi Ribâ dengan Sistem Ekonomi Islam

19 Januari 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

Bintoro Siswayanti
“Sungguh akan datang pada manusia suatu masa (tatkala) tiada seorangpun diantara mereka yang tidak akan memakan (harta) ribâ. Siapa saja yang (berusaha) tidak memakannya, maka ia tetap terkena debu (ribâ)nya.” [HR. Ibnu Majah].
(lagi…)

Kategori: Ekonomi