<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Skenario Baru Penjajahan di Indonesia</title>
	<atom:link href="http://hayatulislam.wordpress.com/2008/09/22/skenario-baru-penjajahan-di-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hayatulislam.wordpress.com/2008/09/22/skenario-baru-penjajahan-di-indonesia/</link>
	<description>Menuju Kehidupan Islam Kaffah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Dec 2009 04:21:55 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: Al Ghozali Hide</title>
		<link>http://hayatulislam.wordpress.com/2008/09/22/skenario-baru-penjajahan-di-indonesia/#comment-478</link>
		<dc:creator>Al Ghozali Hide</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Aug 2009 19:11:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://hayatulislam.wordpress.com/?p=106#comment-478</guid>
		<description>Membaca tulisan tersebut di atas, rasanya kita marah besar terhadap Amerika. Tetapi apa yang hendak kita lakukan terhadap Amerika dalam kondisi yang tidak dimungkin untuk berbuat apa-apa. Apakah MUI memiliki otoritas untuk memberi fatwa haram terhadap kesefahaman DCA, tentu tidak. Tetapi yang dapat mengubah segala keadaan itu adalah keberpihakan politik terhadap keselamatan umat yang hanya bisa didorong melalui keistiqomahan politisi Islam di Perlamen.

Fatalnya adalah kini sebagian kecil umat Islam yang fokal memprotes AS dan sekutunya menghindarkan diri dari mekanisme jejaring yang dibuat oleh AS yaitu Politik Perlamen ; umat Islam mengharamkan demokrasi, melarang ikut Pemilu, menafikan niat baik sebagian kader muslimin untuk duduk menjabat sebagai wakil rakyat, sekaligus melemahkan pertai-partai Islam.

Jadi bagi saya ini sangat merisaukan, sama halnya kita sedang &quot;MENONTON IBU KITA SEDANG DIPERKOSA, LALU MENYAKSIKAN AYAH KITA DIBANTAI&quot; tetapi kita hanya menangis di sudut ruang pembantaian dan pemerkosaan, karena kita sudah terlanjur membuang jauh-jauh senjata dari tangan kita.

Saya ingatkan kepada seluruh umat Islam, terutama Islam yang berseberangan dengan afiliasi sistem politik KEPARTAIAN. bahwah umat Islam kini dihadapkan kepada tantangan Politik pasca SBY, yaitu mendudukan seseorang tokoh yang berbasi spiritualis - memimpin bangsanya dengan wahyu TUHAN dan Hukum Keadilan. Sesungguhnya Islam telah mendudukan etos kepemimpinan seperti itu, lantas mau rahum mau manakah sosok itu akan dilahirkan, kalau bukan dari partai ISLAM. 

Bagi saya tantangan terbesar umat Islam bukanlah pada DCA tersebut, tetapi tantangan terbesar justru pada &quot; TIDAK ADANYA AGENDA DAN STRATEGI UMAT ISLAM UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH TERSEBUT&quot;. nahh - sekaligus Umat Islam Indonesia hanya berteriak soal Syari&#039;ah Islam tetapi  kerangka politiknya ditinggalkan, sembari bangsanya sudah semakin terkikis hingga mendekati kerapuhan. Umat Islam tidak memiliki instrumen untuk atasi masalah ini. Satu-satunya jalan adalah &quot;MELAKUKAN DOMINASI PERLAMEN, UNTUK KEMUDIAN MENGUASAI KEBIJAKAN POLITIK, LALU MENGARAHKAN KEPUTUSAN PEMERINTAH, MENGONTROL PELAKSANAAN KEBIJAKAN TERSEBUT&quot;.  salam saya untuk sahabat-sahabat saya di surau-surau dan usrah-usrah &quot; para asatidz dan aktivis Islam -- jika sesungguhnya anda hendak memikirkan keselamatan Muslimin Indonesia, jangan pernah pernah berikir hitam putih samaumu sendiri, tetapi kini rakyat membutuhkan keberpihakan Politik yang tidak bisa hanya anda lakukan dengan mengaji dogma-dogma tanpa realisasi. 

Al Ghozal Hide
085229270171</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Membaca tulisan tersebut di atas, rasanya kita marah besar terhadap Amerika. Tetapi apa yang hendak kita lakukan terhadap Amerika dalam kondisi yang tidak dimungkin untuk berbuat apa-apa. Apakah MUI memiliki otoritas untuk memberi fatwa haram terhadap kesefahaman DCA, tentu tidak. Tetapi yang dapat mengubah segala keadaan itu adalah keberpihakan politik terhadap keselamatan umat yang hanya bisa didorong melalui keistiqomahan politisi Islam di Perlamen.</p>
<p>Fatalnya adalah kini sebagian kecil umat Islam yang fokal memprotes AS dan sekutunya menghindarkan diri dari mekanisme jejaring yang dibuat oleh AS yaitu Politik Perlamen ; umat Islam mengharamkan demokrasi, melarang ikut Pemilu, menafikan niat baik sebagian kader muslimin untuk duduk menjabat sebagai wakil rakyat, sekaligus melemahkan pertai-partai Islam.</p>
<p>Jadi bagi saya ini sangat merisaukan, sama halnya kita sedang &#8220;MENONTON IBU KITA SEDANG DIPERKOSA, LALU MENYAKSIKAN AYAH KITA DIBANTAI&#8221; tetapi kita hanya menangis di sudut ruang pembantaian dan pemerkosaan, karena kita sudah terlanjur membuang jauh-jauh senjata dari tangan kita.</p>
<p>Saya ingatkan kepada seluruh umat Islam, terutama Islam yang berseberangan dengan afiliasi sistem politik KEPARTAIAN. bahwah umat Islam kini dihadapkan kepada tantangan Politik pasca SBY, yaitu mendudukan seseorang tokoh yang berbasi spiritualis &#8211; memimpin bangsanya dengan wahyu TUHAN dan Hukum Keadilan. Sesungguhnya Islam telah mendudukan etos kepemimpinan seperti itu, lantas mau rahum mau manakah sosok itu akan dilahirkan, kalau bukan dari partai ISLAM. </p>
<p>Bagi saya tantangan terbesar umat Islam bukanlah pada DCA tersebut, tetapi tantangan terbesar justru pada &#8221; TIDAK ADANYA AGENDA DAN STRATEGI UMAT ISLAM UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH TERSEBUT&#8221;. nahh &#8211; sekaligus Umat Islam Indonesia hanya berteriak soal Syari&#8217;ah Islam tetapi  kerangka politiknya ditinggalkan, sembari bangsanya sudah semakin terkikis hingga mendekati kerapuhan. Umat Islam tidak memiliki instrumen untuk atasi masalah ini. Satu-satunya jalan adalah &#8220;MELAKUKAN DOMINASI PERLAMEN, UNTUK KEMUDIAN MENGUASAI KEBIJAKAN POLITIK, LALU MENGARAHKAN KEPUTUSAN PEMERINTAH, MENGONTROL PELAKSANAAN KEBIJAKAN TERSEBUT&#8221;.  salam saya untuk sahabat-sahabat saya di surau-surau dan usrah-usrah &#8221; para asatidz dan aktivis Islam &#8212; jika sesungguhnya anda hendak memikirkan keselamatan Muslimin Indonesia, jangan pernah pernah berikir hitam putih samaumu sendiri, tetapi kini rakyat membutuhkan keberpihakan Politik yang tidak bisa hanya anda lakukan dengan mengaji dogma-dogma tanpa realisasi. </p>
<p>Al Ghozal Hide<br />
085229270171</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
